Jangan kejarsemua pria.
MAKLON INDONESIA sebagai penyedia layanan dan jasa maklon skincare memandang bahwa saat ini di pasar yang semakin ramai, peluang bisnis kosmetik tidak berhenti pada produk skincare bagi wanita saja. Justru kini muncul berbagai brand “produk untuk semua pria” dan mulai menjawab kebutuhan segmen yang lebih spesifik.
Men’s grooming
naik kelas.
Grooming pria bergerak dari produk generik menuju rutinitas yang lebih spesifik, aktif, personal, dan semakin dekat dengan konsep skincare.
Grooming → Skincare
Active-ingredient thinking semakin masuk ke dalam grooming: cleanser, after-shave, serum, hingga beard care.
Active CareOne Product, More Function
Hybrid formats seperti moisturizer + SPF atau multi-use balm menawarkan efisiensi untuk konsumen dengan rutinitas cepat.
EfficiencySkin Barrier Awareness
Perawatan pria semakin bergerak dari sekadar “bersih dan segar” menuju skin comfort dan perawatan jangka panjang.
Skin HealthBeard Care Gets Deeper
Beard care berkembang dari satu produk menjadi sistem: wash, oil, balm, styling, dan maintenance.
Facial HairScalp & Hair Focus
Rambut dan scalp menjadi entry point penting, terutama ketika konsumen semakin memperhatikan hair health dan hair-loss prevention.
Hair & ScalpFragrance as Identity
Fragrance semakin menjadi bagian dari personal identity, termasuk kombinasi scent antarproduk dalam satu grooming routine.
Scent SystemPasar pria bukan
satu kelompok.
Peluang terbesar justru muncul ketika brand memahami problem spesifik, rutinitas, dan konteks penggunaan dari segmen yang ingin dilayani.
Find the gap.
Jangan membangun brand hanya karena kategori “men’s grooming” sedang tumbuh. Temukan satu kebutuhan yang cukup spesifik untuk membuat brand memiliki alasan kuat untuk dipilih.
Urban Professional
Grooming cepat, clean look, anti-ribet, cocok untuk rutinitas kerja.
Beard Enthusiast
Produk khusus untuk beard maintenance, softness, styling, dan daily care.
Active Lifestyle
Fokus pada cleansing, sweat, freshness, deodorant, dan outdoor routine.
Skin-Conscious Men
Pria yang mulai memahami ingredients, barrier care, hydration, dan SPF.
Ide produk yang
bisa dikembangkan.
Bukan berarti semua harus diluncurkan sekaligus. Gunakan kategori berikut sebagai radar untuk menemukan hero product yang paling cocok dengan niche brand.
Men’s Cleanser
Daily cleansing dengan positioning sederhana dan fungsional.
Oil-Control Gel
Lightweight care untuk kebutuhan kulit yang mudah berminyak.
Men’s SPF
Daily protection dengan tekstur nyaman untuk penggunaan rutin.
Beard Serum
Targeted beard care yang lebih premium daripada beard oil biasa.
Scalp Care
Produk perawatan scalp sebagai jembatan menuju haircare.

Men’s Grooming semakin dekat dengan Maklon Skincare.
Perubahan perilaku konsumen membuat batas antara grooming, skincare, beard care, scalp care, dan fragrance semakin fleksibel. Karena itu, pengembangan produk sebaiknya tidak berhenti pada tren kategori. Arah formulasi perlu bertemu dengan masalah konsumen, positioning, pengalaman penggunaan, serta jalur kepatuhan.
Product intelligence sebelum product launch.
MAKLON INDONESIA menerapkan pola pengembangan yang menghubungkan consumer problem, trend signal, product opportunity, formula direction, sample evaluation, hingga kesiapan produksi. Pendekatan ini membuat ide Men’s Grooming tidak berhenti sebagai konsep visual, tetapi bergerak menuju keputusan produk yang lebih terukur.
Jangan mulai dari
10 SKU.
Untuk niche market, fokus lebih penting daripada jumlah. Mulailah dengan produk yang paling kuat menjawab problem, lalu gunakan feedback dan repeat purchase untuk memperluas lini.
Build a Hero Product.
Salah satu pendekatan yang lebih masuk akal untuk brand baru adalah membangun satu atau beberapa hero products yang memiliki hubungan jelas dengan kebutuhan niche, kemudian memperluas portfolio secara bertahap.
Jangan menjadi “brand pria”. Jadilah solusi untuk pria tertentu.
Men’s grooming 2026 membuka banyak kemungkinan: skincare, beard care, scalp care, hybrid products, SPF, fragrance, hingga targeted grooming. Namun peluang terbesar bukan terletak pada banyaknya kategori yang bisa dibuat. Peluangnya ada pada kemampuan menemukan niche problem → hero product → loyal audience → product ecosystem.
Apa yang dimaksud niche market dalam Men’s Grooming?
Niche market merupakan segmen konsumen dengan kebutuhan, problem, rutinitas, atau konteks penggunaan yang lebih spesifik sehingga brand dapat menawarkan solusi yang lebih relevan.
Mengapa Men’s Grooming semakin dekat dengan skincare?
Konsumen pria semakin memperhatikan skin health, ingredients, barrier care, hydration, SPF, dan pengalaman penggunaan sehingga grooming berkembang melampaui fungsi dasar.
Apakah brand baru harus langsung membuat banyak SKU?
Tidak. Pendekatan hero product memungkinkan brand memvalidasi problem, positioning, pengalaman produk, dan repeat purchase sebelum memperluas portfolio.
Produk apa yang potensial untuk niche grooming pria?
Peluangnya dapat muncul pada cleanser, oil-control gel, SPF, beard serum, scalp care, fragrance, hybrid products, maupun kategori lain yang memiliki consumer problem yang jelas.
Apa peran R&D dalam pengembangan produk maklon?
R&D menerjemahkan consumer insight dan product concept menjadi arah formula, sample, evaluasi, refinement, serta kesiapan teknis sebelum produksi.
Apakah produk kosmetik maklon membutuhkan kepatuhan BPOM?
Kosmetika yang beredar di Indonesia harus memenuhi ketentuan izin edar berupa notifikasi. Karena itu, aspek formula, klaim, penandaan, dan proses registrasi perlu masuk sejak tahap pengembangan.







